DAUN MIANA SI DAUN BERWARNA MERAH 


Daun pada umumnya memiliki warna hijau, baik hijau muda maupun hijau tua. daun hijau muda biasa ditemukan pada daun muda yang bahkan terkadang berwarna agak semu kuning. Daun muda yang berwarna hijau muda semakin hari akan semakin berubah warna menjadi hijau tua, hal ini dikarenakan semakin tua usia daun maka semakin tinggi kandungan klorofilnya sehingga menyebabkan warna hijau daun semakin tegas. Meski warna hijau pada daun banyak ditemukan pada tumbuhan dalam berbagai suku, namun nyatanya terdapat beberapa tumbuhan yang memiliki warna selain hijau seperti warna ungu, kuning, dan merah. Artikel kali ini akan membahas tentang tumbuhan yang memiliki daun berwarna merah dari suku Lamiaceae yaitu daun miana. 


Gambar Daun Miana (Dokumentasi Pribadi, 2020)

Sekilas jika kita melihat daun miana, maka kita tidak akan asing karena daun miana banyak ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Warnanya yang menarik membuat tanaman ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman penghias halaman rumah. Di Indonesia, daun miana mempunyai beberapa nama diantaranya adalah sigresing (Batak), adong-adong (Palembang), jawek kotok (Sunda), iler (Jawa Tengah), ati-ati (Bugis) dan serewung (Minahasa). Dalam pengobatan herbal, daun miana dipercaya dapat digunakan sebagai obat wasir, bisul, demam nifas, radang telinga, dan haid tidak teratur (Sumber : Wikipedia)


MORFOLOGI DAN KLASIFIKASI 
Daun miana yang bernama latin Coleus atropurpureus atau Plectranthus scutellarioides merupakan tanaman herba dengan tinggi dapat mencapai 1,5 m. Tanaman miana dapat tumbuh pada ketinggian mencapai 1500 meter diatas permukaan laut, juga dataran rendah seperti daerah persawahan, kebun-kebun dan pekarangan rumah. Tanaman ini tergolong ke dalam suku Lamiaceae, yang mempunyai ciri khas daun tunggal dengan susuan daun yang berseling atau berhadapan serta bunga majemuk berupa bulir. 


Tumbuhan daun miana memiliki batang herba, tegak, atau berbaring pada pangkalnya dan merayap tinggi berkisar 30-150 cm, dan termasuk kategori tumbuhan basah yang batangnya mudah patah. Daun tunggal, helaian daun berbentuk bulat telur karena pangkal daun membulat dengan ujung yang lebih meruncing sehingga menyerupai bentuk telur, dan pada jenis lainnya memiliki bentuk daun jantung dimana pangkal daun membulat dan melekuk dengan ujung meruncing menyerupai bentuk jantung. Tipe tepi daunnya berlekuk menyirip, pada jenis lain tepi daun beringgit dengan pertulangan daun yang menyirip dan didukung tangkai daun dengan panjang tangkai daun sekitar 3-4 cm. Pada umumnya daun miana memiliki warna merah hingga merah keunguan, dengan bagian tepi daun memiliki warna berbeda yaitu hijau hingga kekuningan. Daun miana memiliki daging daun yang lunak dan cukup berair dengan permukaan daun yang berbulu halus. Bunga tumbuhan daun miana memiliki bunga majemuk yang berupa bulir (spica) karena seperti bunga majemuk tandan tetapi bunga tidak bertangkai, bunga muncul pada pucuk tangkai batang yang berwarna putih, merah, dan ungu. Batang tumbuhan daun miana memiliki batang basah dengan bentuk persegi empat (quadrangularis) dan beralur pada berbagai sisinya, berbulu dan memiliki warna hijau, merah, dan ungu. Percabangan pada batang tumbuhan ini termasuk percabangan simpodial yang sukar dibedakan mana batang utama dan mana yang merupakan cabang. Daun miana memiliki sistem perakaran serabut dengan percabangan yang banyak dan ukuran yang sama.


Klasifikasi tumbuhan daun miana adalah sebagai berikut :
Kingdom           : Plantae (Tumbuhan)
Sub kingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi      : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas         : Asteridae
Ordo                : Lamiales
Famili         : Lamiaceae
Genus             : Coleus
Spesies           : Coleus atropurpureus (L) Benth


HABITAT
Tumbuhan jawer kotok merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah Asia Tenggara. Di Jawa, tumbuhan ini terdapat di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1300 m di atas permukaan laut. Keistimewaan tumbuhan ini adalah sangat beraneka ragam jenis dan warna daun yang dimiliki. Jawer kotok dapat ditemukan di sekitar sungai atau pematang sawah dan dipinggir-pinggir jalan pedesaan sebagai tumbuhan liar. Jawer kotok sekarang menjadi tumbuhan hias
yang telah berkembang dengan berbagai variasi yang indah (Heyne, 1987:1699).


MANFAAT TUMBUHAN DAUN MIANA
Selain sebagai tanaman hias di pekarangan rumah, ternyata daun miana memiliki beberapa manfaat untuk pengobatan herbal diantaranya untuk menyembuhkan hepatitis, menurunkan demam, batuk dan influenza. Selain itu tumbuhan daun miana juga berkhasiat untuk penetralisir racun (antitoksik), menghambat pertumbuhan bakteri (antiseptik), mempercepat pematangan bisul, pembunuh cacing (vermisida), wasir, peluruh haid (emenagog), membuyarkan gumpalan darah, gangguan pencernaan makanan (despepsi), radang paru, gigitan ular berbisa dan gigitan serangga (Dalimartha, 2008).

Komentar